iklan4

#1 Muslimah Negarawan dan Visi Keilmuan

Visi menjadi negarawan akan mencegah seorang Muslimah menyerah dari belenggu sekulerisasi pendidikan yang memaksa jutaan penuntut ilmu berfikir parsial kebidangan, apolitis  dan terpisah dari umat. Visi ini hadir memuncaki cita-cita semua Muslimah untuk menempa diri mendalami Islam – ilmu terpenting untuk menjadi negarawan dalam bingkai tanggung jawab terhadap umat. Khazanah tsaqofah Islam memiliki kemampuan luar biasa membentuk mindset dan mentalitas luhur pada setiap manusia yang sungguh-sungguh mengkajinya. Bagian pertama buku ini ingin mengajak kaum muslimah penuntut ilmu untuk selalu berpegang pada Islam dan melakukan kajian terhadap tsaqofahnya secara serius dan terstruktur. Hal ini akan menjadi pencerah dan lentera  di tengah arus pengerdilan ilmu pengetahuan di bawah kuasa capital dan pasar yang telah mengantarkan para ilmuwan dan para ilmuwan ke posisi yang paling rendah sekedar menjadi sekrup-sekrup kapitalisme.

 

#2 Muslimah Negarawan dan Visi Pergerakan Opini

Ada yang mengatakan suara opini Muslimah itu memiliki kekuatan opini 10 kalinya laki-laki. Karena itu bagian kedua buku ini berusaha menggambarkan bagaimana kekuatan pena seorang Muslimah merespon peristiwa yang menimpa umat mampu menjadikannya sosok penggerak opini dakwah Islam melintasi cakrawala dunia Islam bahkan dari kawasan terjauhnya di ujung Timur. Kekuatan perspektif Islam akan menyaring dan menyeleksi lautan informasi yang membanjiri umat dan sebagai gantinya akan menghadirkan narasi ideologis yang diperlukan oleh umat. Kekuatan narasinya di media akan nyaring terdengar dari ujung Timur Jauh ke seluruh penjuru dunia Islam melintasi cakrawala. Bukan. Bukan semata karena kemampuan menulis atau jurnalistiknya, melainkan karena kekuatan perspektifnya mengolah narasi dan kekuatan fokusnya kepada umat, dimana mata dan telinganya terus mengawasi berbagai peristiwa yang menimpa umat Muhammad Saw setiap harinya, mengiringi geliat kebangkitan umat dalam pergerakan opini di media.

 

#3 Muslimah Negarawan dan Visi Pendidik Generasi

Kecerdasan geospasial artinya adalah kecerdasan dan kesadaran akan ruang, tempat bumi ini dipijak. Ruang dimana umat Muhammad ini hidup dan terus tumbuh menjadi umat terbaik di tangan kaum Muslimah. Bagian ketiga buku ini akan membahas peran puncak Muslimah sebagai sebagai ibu generasi (ummu ajyal) dikaitkan dengan kekayaan geostrategis dunia Islam yang sangat kaya dengan lokasi dan posisi strategis, sumber daya alam, luasnya wilayah laut dan daratan, serta selat-selat strategis yang menjadi chokepoint maritime dunia. Kegagalan dunia Islam hari ini mengelola asset-aset geostrategisnya tidak lepas dari faktor penjajahan dan minimnya generasi penakluk yang tumbuh dari umat. Sungguh sudah lama kita menantikan kelahiran generasi Mujahid penakluk yang akan menundukkan semua ini untuk dakwah dan jihad Islam. Di tangan siapakah generasi seperti ini akan lahir? Kalau bukan dari mereka kaum Muslimah yang memiliki kesadaran ruang serta kematangan visi geopolitik dalam mendidik anak-anak dan generasi penerus Islam.